Monday, December 24, 2018

5 Permainan Sederhana Rangsang Daya Ingat si Kecil


Kemampuan emosional dan sosial pada balita usia 3 tahun, biasanya sudah berkembang dengan
sendirinya. Balita sudah mulai bisa bermain dalam suatu kelompok atau mengambil bagian dalam sebuah
permainan. Pada usia ini pula daya ingat anak akan berkembang secara optimal. Untuk membantu meningkatkan daya ingat pada balita,
Bunda wajib memberikan stimulasi secara rutin. Salah satu metode stimulasi yang bisa Bunda lakukan
adalah dengan permainan melatih daya ingat anak.
Pada usia 3 hingga 5 tahun, kemampuan berbahasa serta komunikasi si Kecil juga berkembang dengan
pesat. Balita akan mengucap beberapa kata, berbicara lebih dari tiga kalimat serta mampu menyebutkan
nama benda yang ada di sekitar. Daya ingat balita akan terus berkembang sesuai dengan peningkatan
kemampuan kognitif balita. Dengan permainan melatih daya ingat anak, ia bisa memainkan
permainan balok susun, puzzle dan permainan sederhana lainnya.
Kegiatan permainan melatih daya ingat anak dapat dilakukan dengan serangkaian proses yang
menyenangkan, sehingga si Kecil tidak merasa tertekan dalam belajar mengingat sesuatu. Banyak sekali
contoh permainan yang mampu meningkatkan daya ingat anak usia dini, seperti :
  1. Puzzle dan bongkar pasang
Permainan bongkar pasang maupun puzzle merupakan permainan yang dapat bunda gunakan sebagai media
melatih daya ingat anak. Permainan ini secara tidak langsung dapat mengasah kemampuan mengendalikan
mata dan tangan dalam koordinasi yang tepat. Selain melatih daya ingat, saat balita menyusun kepingan puzzle
maka secara tidak langsung kecerdasan kognitif balita juga meningkat.
  1. Permainan Mengenali Bentuk
Permainan melatih daya ingat anak selanjutnya adalah dengan mengenali berbagai macam bentuk dengan warna
yang menarik, mulai dari bentuk bintang, lingkaran, segitiga, persegi, kotak, bulan sabit dan bentuk-bentuk
menarik lainnya. Dengan memainkan permainan ini, anak akan berusaha mengingat setiap nama dan warna dari
benda yang Bunda sebutkan.
  1. Bermain Musik
Berbagai permainan alat musik pada umumnya berguna untuk melatih koordinasi yang tepat antara pendengaran,
mata dan tangan. Bunda bisa menggunakan piano sebagai media untuk belajar anak. Pada saat balita memainkan
lagu dengan menekan tombol, maka daya ingat si Kecil akan merekam rangkaian nada atau tuts yang harus
ditekan saay ingin mendengarkan lagu tertentu. Permainan ini juga bertujuan untuk melatih serta
mengembangkan kecerdasan kognitif pada balita.
  1. Mewarnai
Mewarnai merupakan salah satu kegiatan atau aktivitas belajar yang paling menyenangkan bagi anak-anak.
Pasalnya mereka bisa berekpresi dengan warna-warna yang mereka sukai. Kemampuan otak serta daya ingat
balita juga akan terasah saat ia diminta untuk menyeimbangkan komposisi warna pada gambar yang akan ia
warnai. Selain bermanfaat untuk melatih daya ingat, kegiatan ini juga mampu melatih kemampuan motorik halus
pada balita. Karena ia akan belajar memegang pensil melalui pensil warna maupun crayon.
  1. Menebalkan angka, huruf, ataupun gambar
Saat si kecil telah mampu memegang pensil ataupun pena untuk menebalkan huruf, angka ataupun gambar,
maka secara tidak langsung kemampuan motorik baik kasar maupun halus pada balita akan semakin terasah dan
terarah. Selain itu, aktivitas yang satu ini juga bisa melatih kemampuan kognitif serta keterampilan yang dimiliki
oleh balita.

Permainan melatih daya ingat anak di atas bisa Bunda lakukan di sela-sela aktivitas lain bersama
balita. Sebaiknya bunda mengenalkan konsep belajar sambil bermain ini secara perlahan-lahan dan
biarkan anak secara alami memilih sendiri mana kegiatan favoritnya. Lindungi si kecil dari permainan
yang menggunakan bahan berbahaya atau benda tajam, atau bahkan gadget milik Bunda dan Ayah.
Mengenalkan gadget di usia dini akan membuat anak malas melakukan permainan yang menuntutnya
bergerak aktif, menurunkan minatnya terhadap lingkungan, serta membuat anak menjadi anak soliter
dan hanya tepaku pada gadget tersebut saja. Luangkan waktu agar bisa memantau langsung
perkembangan si Kecil juga bisa menjadi sebuah stimulasi yang sangat berharga bagitumbuh kembang  
balita.

Thursday, December 20, 2018

Pilih Mainan Tepat Untuk Anak 1 Tahun


Memilih permainan anak usia 1 tahun harus memperhatikan beberapa hal seperti jenis bahan yang
digunakan serta manfaat permainan itu sendiri bagi perkembangan kecerdasan anak. Itu sebabnya
Mum harus memilihkan permainan edukatif yang akan membantu memberikan rangsangan tepat bagi
otak ataupun syaraf motorik halus dan kasarnya.
Ada beberapa jenis permainan anak usia 1 tahun yang bisa Mum gunakan untuk teman bermain si kecil
di rumah, seperti berikut ini:
  • Soft Blocks
Permainan satu ini sangat direkomendasikan bagi anak usia 1 tahun, selain karena terbuat dari bahan
busa berentuk kubus yang tidak akan melukai anak, juga karena mainan ini hadir dalam berbagai
warna yang cerah dan mencolok.
Ditambah lagi ada banyak varian yang dimiliki oleh permainan Soft Blocks ini, salah satunya adalah
mampu mengeluarkan suara atau bunyi yang unik dan berbeda setiap kali ditekan.
Tentu saja permainan ini akan membantu mengajarkan anak mengenai tekstur dan ini berhubungan
erat dengan perkembangan syaraf motorik kasarnya. Selain itu dengan mendengar suara, mengenali
bentuk, serta gambar tentu saja akan melibatkan berbagai macam indra seperti pendengan atau
penglihatan.
  • Color Tower Berentuk Bundar
Rekomendasi permainan lainnya untuk anak usia 1 tahun adalah color tower. Dengan menggunakan
permainan ini, Mum dapat melatih sekaligus mengenalkan anak kepada berbagai jenis ragam warna
serta mampu meningkatkan kemampuan visualnya dalam mengenali warna-warna tertentu.
Kepekaan anak terhadap sekitarnya juga dapat dilatih dengan menggunakan mainan ini, karena Mum
bisa bersama-sama dengan anak untuk memasukkan ring color tower tersebut, sehingga anak terbiasa
untuk bekerja bersama.
  • Kotak Dengan Angka
jenis permainan anak di usia 1 tahun ini bermanfaat untuk mengenalkan anak pada angka melalui cara
yang sangat mudah. Mum dapat memberikan kotak angka yang berisikan berbagai potongan angka di
setiap sisinya dan tentu saja bisa dilepas. Diharapkan melalui permainan ini anak akan mampu
mengembangkan kemampuan berpikir dan mengatasi masalah, sekaligus mengasah otak anak
khususnya dalam hal berhitung.
  • Hammer Set 8 Pasak
Jika anak tergolong sangat aktif dan cenderung memiliki energi yang cukup besar, tidak ada salahnya
untuk memberikan mainan ini. Manfaat yang dimiliki oleh Hammer Set dengan 8 pasak ini adalah
dapat membantu anak untuk menjadi lebih tenang. Selain itu juga akan mampu membantu anak
untuk menjadi lebih fokus.
Pada kebanyakan anak dengan tingkat keaktifan yang tinggi, sangat susah untuk berkonsentrasi
terhadap satu hal, sehingga mainan ini akan membantu anak agar dapat berlatih berkonsentrasi
dengan baik.
  • Boneka Jari
Jenis permainan ini termasuk dalam kategori permainan edukatif namun agak sedikit tradisional. Akan
tetapi jangan sepelekan permainan ini lantaran masih ada unsur tradisionalnya. Mainan boneka jari ini
akan membantu Mum untuk melatih anak berbicara dan memperbanyak kosakata si buah hati.
Mum bisa mendongengkan kisah pendek yang lucu di hadapan anak, dan ajak pula anak untuk ikut
serta berinteraksi meskipun kata yang diucapkan belum terdengar dengan jelas. Pilih boneka jari
dengan warna yang mencolok dan disertai dengan bunyi atau suara yang unik untuk melatih
ketajaman indra penglihatan dan pendengarannya.
Pada dasarnya setiap permainan dapat membantu anak untuk berkembang menjadi lebih baik.
Diperlukan rangsangan secara terus-menerus dan rutin agar dapat memberikan hasil yang optimal.
Bermain bersama anak selain mempererat bonding juga mampu menumbuhkan rasa percaya diri anak.

Tetapi pilihlah permainan anak usia 1 tahun dengan mengutamakan keamanannya, dengan tidak
memilih mainan yang terlalu kecil karena sangat mudah tertelan, serta mainan dengan bahan kasar
dan memiliki sudut yang terlalu tajam. Selamat bersenang-senang bersama anak, ya!

Wednesday, December 19, 2018

5 Jenis Pemainan Untuk Meningkatkan Kosentrasi Anak



Pada usia di bawah lima tahun, balita belum memiliki kemampuan dalam konsentrasi secara
penuh. Si Kecil mudah berpindah perhatian dari hal satu ke hal lainnya, ini merupakan suatu hal
yang sangat wajar dan sering kali dialami oleh balita. Naluri dari rasa ingin tahu yang dimiliki
balita menjadi salah satu faktor kenapa balita tidak bisa fokus pada satu hal. Bunda tidak perlu
khawatir, karena seiring perkembangan usia balita kemampuan konsentrasi juga akan
berkembang. Untuk menstimulasi kemampuan balita dalam berkonsentrasi, Bunda bisa
menggunakan beberapa metode. Salah satunya adalah dengan mengajak si Kecil bermain
bersama dalam permainan melatih konsentrasi anak.
Bunda, tidak perlu terburu-buru menyimpulkan jika si Kecil memiliki gangguan berkonsentrasi
lama dalam waktu tertentu. Karena pada dasarmya, tingkatan konsentrasi pada balita memang
belum optimal akibat keinginannya untuk mengeksplor lingkungan sekitar yang demikian tinggi.
Permainan melatih konsentrasi anak bisa menjadi salah satu cara paling ampuh dalam
menstimulus kemampuan balita dalam berkonsentrasi. Berikut ini ada beberapa jenis permainan
yang bisa Bunda lakukan bersama si Kecil untuk meningkatkan konsentrasi pada balita seperti :
  • Memasukkan Bola Dalam Keranjang
Permainan memasukkan bola ke dalam keranjang merupakan salah satu permainan melatih
konsentrasi anak yang dasar. Bunda bisa meminta si Kecil untuk memasukkan bola plastik ke dalam
keranjang yang telah disediakan dengan cara melemparkan bola plastik tersebut. Permainan yang satu
ini lebih mirip ke permainan bola basket yang membutuhkan konsentrasi tinggi agar bola bisa melewati
ring. Balita akan belajar memusatkan perhatiannya pada keranjang dan berupaya agar bola di
tangannya dapat masuk tepat ke sasaran. Permainan ini merupakan metode belajar yang
menyenangkan untuk anak-anak.
  • Melempar Papan Sasaran Referensi permainan yang bisa Bunda lakukan bersama si Kecil untuk melatih konsentrasi adalah dengan melempar papan sasaran. Caranya cukup mudah, Bunda hanya perlu meminta pada anak untuk melemparkan bola agar mengenai titik target pada tengah papan target. Selain bola, Bunda juga bisa menggunakan mainan pistol air atau botol spray air. Cara bermain permainan ini dengan variasi pistol, Bunda bisa meminta si Kecil menembakkan isi pistol air supaya mengenai botol sampo bekas yang telah disusun sejajar.
  • Listening Skill
Bunda bisa menyiapkan kartu (flash cards) yang bergambar berbagai macam jenis hewan atau pun
benda lainnya. Bunda bisa menyebutkan nama benda yang ada pada gambar, lalu meminta balita
untuk mengambil kartu bergambar yang telah disebutkan oleh Bunda sebelumnya. Permainan ini
sangat dianjurkan untuk meningkatkan kinerja otak anak. Anak pun dengan cepat dapat merekam
bentuk, warna, serta menambah perbendaharaan kata dalam memorinya.
  • Mencocok Gambar
Permainan meningkatkan konsentrasi anak selanjutnya masih menggunakan media
permainan gambar. Cara bermain dari permainan yang satu ini juga cukup mudah, Bunda bisa meminta
balita mencocokkan dua kartu dengan gambar yang sama dalam batasan waktu yang telah ditentukan.
  • Memindahkan Benda
Memindahkan benda dari satu tempat ke tempat lain mungkin merupakan tindakan sepele bagi Bunda.
Namun tidak bagi si Kecil, permainan memindahkan benda mampu meningkatkan konsentrasi pada
balita. Jenis benda yang bisa digunakan sebagai media utama permainan inipun sangat beragam.
Bunda bisa menggunakan kelerang, bola, sedotan, sendok atau benda apapun yang sering digunakan
anak untuk bermain. Gunakan benda-benda yang aman bagi balita ya, Bun.

Selain kelima permainan di atas, Bunda juga bisa bermain memindahkan air bersama si Kecil.
Dalam permainan ini Bunda bisa menyiapkan 2 ember, yang satu dibiarkan kosong, sedangkan untuk
ember yang lain bisa diisi air. Permainan ini cukup sederhana, karena Bunda hanya meminta  anak
untuk memindahkan air yang ada dalam ember ke ember yang kosong. Gunakan gelas plastik atau
tempat lain yang terbuat dari palstik agar tidak mudah pecah. Permainan air merupakan kegemaran
anak-anak umumnya.

Meskipun beberapa kegiatan di atas merupakan stimulasi  untuk melatih konsentrasi anak,
namun bukan berarti harus dilakukan dengan cara serius. Bunda harus tetap berpijak pada dasar
sebuah permainan yang harus dilakukan dengan santai dan ceria agar anak tidak merasa tertekan
dalam belajar, serta menikmati setiap proses perkembangan dengan bahagia. Permainan
meningkatkan konsentrasi anak bisa dilakukan Bunda dan si Kecil secara bersama-sama sehingga
balita akan merasakan kebahagiaan karena memiliki waktu bermain bersama. Selamat mencoba!